Ini Alasan Mengapa Banyak Bisnis Restoran yang Gagal (Part 1)

by InterActive crew ~ 01 Desember 2018

Bisnis restoran atau kuliner di Indonesia dipercaya sebagai salah satu industri yang memiliki prospek menjanjikan. Sekarang ini sudah makin banyak pelaku usaha yang mencoba peruntungannya di bisnis restoran. Beragam nama restoran, menu dan ide kreatif lainnya semakin bermunculan.

Coba Anda amati tempat restoran di suatu tempat yang ramai atau bahkan disekeliling Anda? Banyak dari restoran tersebut silih berganti dalam berjualan. Ada yang sedang booming dan ramai pengunjung hanya bertahan beberapa bulan saja, setelah itu gulung tikar. Walaupun menyediakan  nama dan menu yang unik pun belum cukup untuk membuat pelaku usaha tersebut bertahan, lebih lagi sukses.

Nah, untuk menghindari kesalahan-kesalahan terdahulu yang pernah dilakukan usaha sebelumnya, berikut ini ada beberapa hal yang perlu Anda pertimbangkan sebelum menjalankan bisnis kuliner:

 

1. Banyaknya Menu yang Ditawarkan
Alangkah baiknya jika Anda tidak menawarkan menu yang terlalu banyak karena hal tersebut bisa menimbulkan beberapa masalah, seperti:

  • Terlalu banyak menu membuat pelanggan membutuhkan waktu lebih lama untuk memilih  pesanan yang  diinginkan, hal itu berarti setiap menit pula sudah terbuang kesempatan Anda untuk menghasilkan uang.
  • Dengan banyaknya menu berarti Anda membutuhkan lebih banyak bahan baku. Banyaknya bahan baku berarti membutuhkan banyak tempat untuk penyimpanan. Hal itu berarti setiap bahan makanan yang dibeli mempunyai potensi untuk cepat basi.
  • Banyak menu berarti membutuhkan banyak waktu untuk memasak. Terlebih jika seorang koki tidak bisa mencampurkan berbagai variasi bahan makanan pada saat bersamaan. Berbeda jika Anda fokus pada menu tertentu dengan jumlah yang tidak banyak, Anda bisa menghemat semua hal di atas.

 

2. Pemasaran yang Kurang Efektif
Masih banyak sekali restoran yang berpendapat bahwa masyarakat akan mudah mengenal suatu restoran hanya dengan melalui pemasaran yang terjadi dari mulut ke mulut. Hal ini cukup beralasan karena pemasaran dari mulut ke mulut cukup efektif dan masih merupakan metode paling efektif sepanjang masa.

Namun, pernahkah Anda memkirkan, bagaimana mereka akan melakukan promosi dari mulut ke mulut jika pelanggan yang datang saja tidak berkenan untuk merekomendasikan bisnis Anda kepada kerabat dan rekan-rekan mereka? 

Solusinya, Anda bisa memberikan faktor “X” yang bisa membuat orang untuk kembali lagi ke restoran Anda bahkan mengajak rekan dan kerabat untuk datang.

 

3. Manajemen yang Lemah
Faktor yang sering terlewatkan oleh pemilik restoran adalah minimnya pengawasan dan ditambah dengan sistem yang belum terbangun dengan baik. Sehingga hal itu akan berakibat pada kurang solidnya manajemen yang sudah ada. Selanjutnya Anda harus melakukan pengawasan untuk kinerja karyawan sekaligus terus menerus membangun sistem yang baik dan terukur.

Ingin tahu kelanjutan poin-poin selanjutnya? Pantengin terus blog kita ya ... to be continued

Kembali Ke Daftar Blog

Blog Archive

Latest Post

  • 7 Masalah HRD Ini Bisa Anda Selesaikan dengan Cara Ini

    22 Agustus 2019

    HRD memegang peranan penting dalam suatu perusahaan. Mereka tidak hanya bertanggungjawab dalam proses rekrutmen karyawan, namun ju ...

    Selengkapnya
  • 10 Skill Wajib HRD Profesional, Sudahkah Anda Kuasai?

    20 Agustus 2019

    Umumnya, pada perusahaan kecil, pekerjaan dan tugas HRD dikerjakan oleh karyawan biasa tanpa memiliki pengalaman/  ...

    Selengkapnya
  • Panduan Menjadi HRD yang Baik di Era Millenial

    19 Agustus 2019

    Anda seorang HRD atau berencana berkarir sebagai HRD? Tepat sekali! Kali ini Intermezzo akan menberikan panduan menjadi HRD yang b ...

    Selengkapnya