Cara Terbaik Membuat Segmentasi Pelanggan Anda

by InterActive crew ~ 04 Januari 2017

Suksesnya penjualan produk bisnis tidak hanya ditentukan dari kualitas produk itu sendiri, namun banyak faktor yang menentukan seperti pemilihan segmen pelanggan. Apa segmen pelanggan itu? Segmentasi pelanggan merupakan strategi marketing untuk membagi pelanggan pada kotak-kotak tertentu melalui sebuah ukuran yang telah ditentukan.

Dengan banyaknya segmen-segmen pelanggan, maka Anda harus memilih mana yang benar-benar cocok untuk bisnis Anda. Agar Anda tahu strategi marketing apa yang cocok dan keuntungan bisnis semakin meningkat, yuk kita simak artikel ini hingga selesai.

1. Berdasarkan Pendapatan
Langkah pertama untuk membuat segmentasi pelanggan yakni dengan membuat daftar pelanggan Anda terlebih dahulu, terutama daftar pendapatan dari setiap pelanggan Anda. Mungkin Anda akan merasa kesulitan jika memang pelanggan Anda sudah banyak, solusinya Anda bisa membeli software tertentu untuk merekap semua data pelanggan Anda.
 
Setelah membuat daftar pendapatan pelanggan, kemudian pilihlah pelanggan mana saja yang cocok dengan produk yang ingin Anda tawarkan, misalnya kamera mirrorles. Produk ini cocok untuk pelanggan dengan pendapatan lima juta ke atas, maka pelanggan yang memiliki pendapatan diatas lima juta adalah segmentasi pasar Anda, begitu seterusnya.

2. Berdasarkan Karakteristik Dasar Pelanggan
Langkah kedua yakni dengan membagi pelanggan Anda berdasarkan ukuran dasar seseorang seperti umur, jenis kelamin, lokasi, dan tingkat pendidikan. Misalnya laptop gaming, segmentasi pasar untuk umur 20-30 tahun, lokasi di Surabaya, jenis kelamin laki-laki, tingkat pendidikan SMA hingga S2, dan seterusnya yang bisa Anda sesuaikan dengan produk Anda.

3. Berdasarkan Kelompok Demografik
Jika berdasarkan karakteristik dasar pelanggan merupakan hal yang terlalu luas, Anda bisa mulai membuat pembagian berdasarkan demografisnya, seperti membagi pelanggan secara lebih spesifik, misalnya berdasarkan pendidikan, etnis, atau bahkan agama, sehingga media iklan dan alat pemasaran lainnya akan mudah untuk diterapkan.

4. Segmentasi Berdasarkan Lokasi
Dalam segmentasi ini buatlah ukuran yang lebih spesifik apakah produk Anda ini akan dipasarkan ke seluruh wilayah sebuah negara atau hanya ke sebagian kota dengan distrik-distrik tertentu. Misalnya jika Jawa Timur menjadi sasarannya, maka mau dipasarkan kemana saja? Hanya Kota Surabaya dan sekitarnya atau seluruh provinsi Jawa Timur. Hal ini juga bisa menjadi pertimbangan bagi Anda, terutama cakupan lokasi yang semakin besar, berarti juga biaya produksi dan sebagainya juga akan membesar.

5. Segmentasi Berdasarkan Psikologis
Langkah selanjutnya adalah membagi konsumen berdasarkan ukuran psikologis seperti kelas sosial, gaya hidup, dan kepribadiannya. Segmentasi ini juga akan membuat Anda semakin mengenali kriteria dari pelanggan.
 
(Pendeketan psikologis untuk menarik pelanggan, akan dijelaskan di artikel selanjutnya, jadi pantau terus timeline kita ya, jangan sampai ketinggalan) 

6. Manfaatkan Member Card untuk Segmentasi
Jika Anda pelaku bisnis dalam bidang ritel, layanan member card merupakan hal yang sangat penting. Dengan adanya member card, Anda secara otomatis memiliki database penjualan produk apa saja yang secara rutin dibeli pelanggan. Dengan begitu, Anda bisa dengan mudah mengelompokkan pelanggan berdasarkan produk yang sering dia beli.

7. Segmentasi Perilaku Konsumen
Memahami perilaku konsumen memang tidak mudah, karena juga memahami sisi psikologis mereka. Perilaku konsumen tidak hanya berdasarkan stAndar hidup si pelanggan, namun juga berdasarkan preferensi membeli produk dan trend pembelian yang pernah di lakukan. Sehingga Anda bisa tahu kegemaran pelanggan Anda.

8. Segmentasi Berdasarkan Kebermanfaatan Produk
Selanjutnya, membagi pelanggan berdasarkan manfaat dari produk yang Anda tawarkan. Semakin banyak manfaat produk yang Anda tawarkan pada konsumen, maka semakin luas pelanggan yang akan menjadi segmentasi dari produk Anda. Kebermanfaatan produk juga bisa disesuaikan dengan kondisi dari pelanggan Anda.

Setelah Anda membuat pengelompokkan segmen berdasarkan ukuran-ukuran diatas. Saatnya untuk memilih segmen mana yang akan Anda fokuskan untuk menjual produk Anda. Hal ini terkait dengan strategi marketing, seperti membuat target dan positioning produk ke pelanggan.

Anda tentu tidak mau kan, strategi pemasaran Anda sia-sia atau salah sasaran karena ternyata segmen pasar yang Anda pilih tidak banyak mendatangkan keuntungan? Oleh karena itu, pilihlah segmen yang benar-benar menguntungkan dan sesuai untuk bisnis Anda.

Selamat mempraktekan dan semoga bermanfaat. 

JANGAN LUPA UNTUK SHARE KE REKAN-REKAN ANDA.....

Kembali Ke Daftar Blog

Blog Archive

Latest Post

  • 10 Cara Optimasi Instagram untuk Restoran (Part 2)

    19 Oktober 2019

    Sebelumnya, Intermezzo telah membahas  Cara Optimasi Instagram untuk Restoran (Part 1)  yang berisi 5 tips optimasi Inst ...

    Selengkapnya
  • 10 Cara Optimasi Instagram untuk Restoran (Part 1)

    18 Oktober 2019

    Dibandingkan bisnis lainnya, bisnis restoran berpeluang lebih besar untuk memanfaatkan Instagram sebagai media pemasaran. Biasanya ...

    Selengkapnya
  • Strategi Pemasaran 5P untuk Meningkatkan Omset UKM Anda

    10 Oktober 2019

    Saat ini, masyarakat Indonesia banyak yang meminati bisnis UKM atau Usaha Kecil Menengah. Tidak heran bila UKM merupakan kelompok ...

    Selengkapnya