Jurus Ampuh Membangun Bisnis Butik yang Baik dan Benar

by InterActive crew ~ 10 Januari 2017

Anda ingin meningkatkan omzet pendapatan lebih banyak lagi, apapun pekerjaan Anda saat ini? Anda bisa mulai untuk mencoba  bisnis yang satu ini. Bisnis butik pakaian. Memulai usaha bisnis butik juga bisa sebagai wadah Anda untuk menyalurkan hobi. 

Hobi apa yang dimaksud? Hobi belanja, hobi travelling, hobi hangout bersama sahabat, dsb nya. Coba Anda bayangkan, hobi-hobi Anda bisa tersalurkan sekaligus Anda bisa mendapatkan pemasukan yang banyak pula perbulannya. Nikmat bukan? Dalam memulai usaha butik tidak selalu membutuhkan modal yang besar seperti yang Anda bayangkan sebelumnya. Anda bisa memulai bisnis ini dari menjual produk fashion ke kerabat dekat, rekan-rekan kerja Anda, teman kuliah, dan sebagainya, sebelum Anda mulai memberanikan diri membuka sebuah butik.
Ada banyak hal yang juga harus Anda perhatikan sebelum membuka butik, seperti target pangsa pasar yang akan dituju, spesialisasi produk, layanan pelanggan atau customer service, trend yang akan dijual, dan masih banyak lagi. 

Lantas bagaimana caranya membangun hingga mengembangkan bisnis butik yang baik dan benar? Mari kita simak tips dibawah ini:

 

1. Jenis Butik
Jika Anda memiliki modal yang cukup besar besar, Anda bisa menjadi penjual grosir pakaian. Dengan menjadi penjual grosiran, Anda menjadi orang pertama yang membeli dari produsen dan menjualnya kembali dalam jumlah yang banyak pula. Keuntungannya, Anda bisa mendapatkan barang dengan harga yang sangat murah karena langsung dari sumber pertama. Sebaliknya, jika modal ada tidak begitu besar, Anda bisa menjadi penjual eceran.

Langkah awal yang perlu Anda lakukan adalah dengan menentukan jenis butik yang ingin Anda kelola. Apakah Anda mau menjual pakaian khusus pria, wanita atau remaja? Atau Anda akan menjual kemeja, kaos, jersey bola? Semua jenis pakaian ini bisa Anda pilih sesuai keinginan Anda.

Setelah butik Anda berkembang, Anda bisa mulai menambahkan jenis produk sebagai pendukung produk utama yang Anda jual, misalnya seperti Anda yang menjual pakaian, juga menjual dompet, sepatu, tas maupun topi yang cocok digunakan sebagai pendukung produk  utama butik Anda.

Walaupun masih banyak yang beranggapan jika butik itu hanya menjual satu jenis produk, tapi Anda bisa menjadi beda dari yang lain dengan menjual berbagai produk sekaligus yang cocok digunakan untuk siapapun.

 

2. Pemilihan Lokasi
Pemilihan lokasi butik juga salah satu faktor yang penting. Cari dan pilihlah lokasi yang strategis, ramai atau di pinggir jalan. Anda juga bisa menyewa tempat di pusat perbelanjaan, jika memiliki modal yang cukup besar. 

Nah bagi Anda yang belum mempunyai bangunan sendiri untuk membuka butik atau masih mengalami kendala keterbatasan modal, solusinya Anda bisa menggunakan sebagian ruang rumah Anda untuk ‘disulap’ menjadi butik. Terlebih lagi jika rumah Anda berlokasi ditempat yang strategis dan ramai, tentu akan memudahkan dalam membuka butik bukan? Tapi bagi rumah Anda yang tidak begitu strategis dan ramai, siapkan papan reklame unik yang akan menunjukkan lokasi butik Anda.

Memilih lokasi bisnis butik alangkah baiknya juga meninjau kondisi lingkungan yang baik atau tidak. Apakah Anda mau membuka butik di pegunungan dengan masyarakat yang meta pencahariannya sebagai petani dengan harga mahal? Tidak bukan.

 

3. Mode Pakaian
Selanjutnya setelah menentukan lokasi untuk butik Anda, sekarang tentukan mode pakaian apa yang ingin Anda jual, semisal butik yang menjual tema pakaian ala tahun 70-an, 80-an, atau 90-an yang sudah dimodifikasi dengan mengikuti trend sekarang; atau butik yang menjual pakaian ala orang Russia, dan sebagainya. Atau Anda ingin menciptakan mode pakaian agar menjadi trend? Sah-sah saja, asalkan mode pakaian yang akan Anda ciptakan nyaman dan ‘masuk akal’ untuk dipakai.

 

4. Miliki Ciri Khas
Jika Anda memiliki kemampuan dalam mendesain pakaian, tentu akan berguna dalam memodifikasi atau menciptakan sebuah mode. Anda bisa menciptakan ciri khas mode tertentu dalam produk yang akan Anda jual. Sehingga jika orang lain melihat ciri khas mode pakaian tertentu, mereka akan langsung ingat bahwa desain itu identik dengan brand Anda. Dan brand Anda makin dikenal di pasaran.

Selanjutnya tinggal Anda tentukan, apakah akan memproduksi pakaian sendiri atau Anda bekerja sama dengan produsen lain untuk mensuplai kebutuhan Anda.

 

5. Buat Versi Online
Untuk mendorong promosi produk yang akan Anda jual, Anda harus menyediakan versi online dari bisnis butik offline Anda. Dengan Anda membuat website toko online dari  butik Anda, maka Anda menjangkau banyak pelanggan dari seluruh dunia, karena toko online Anda yang bisa diakses 24 jam. Butik Anda pun juga akan semakin dikenal banyak orang dan omzet bisnis Anda pun akan semakin meningkat.

 

6. Manfaatkan Media Sosial
Butik Anda ingin dikenal masyarakat luas dari berbagai kalangan? Jangan ragu lagi, promosikan butik Anda dengan menggunakan media sosial. Anda bisa menggunakan Instagram, Facebook, Pinterest, maupun yang lain. Facebook dan Instagram yang sudah menyatu, memberikan Anda pilihan untuk mempromosikan produk Anda lewat Facebook for Business. Dengan memanfaatkan fitur tersebut dari Facebook dan instagram, itu artinya ada harus mengeluarkan budget untuk mempromosikan produk Anda agar bisa dijangkau pengguna lebih luas lagi. Jadi siapkan anggaran yang cukup untuk promosi produk Anda di media sosial, agar omzet penjualan Anda juga makin meningkat.

 

7. Berani Hadapi Persaingan
Persaingan butik yang banyak dan ketat, membuat Anda harus berani dan sekreatif mungkin dalam membuat dan menawarkan produk kepada pelanggan. Semakin unik dan kreatif maka semakin besar pula kemungkinan pelanggan memakai produk Anda. Tak lupa pula gunakan cara-cara yang sehat dalam menghadapi persaingan bisnis agar kepercayaan pelanggan juga meningkat.

Nah itu tadi jurus ampuh dalam membangun butik yang baik dan benar, yang bisa menginspirasi Anda untuk segera mempraktekannya. Selamat berjuang 


JANGAN LUPA UNTUK SHARE KE REKAN-REKAN ANDA.....

Kembali Ke Daftar Blog

Blog Archive

Latest Post

  • 7 Masalah HRD Ini Bisa Anda Selesaikan dengan Cara Ini

    22 Agustus 2019

    HRD memegang peranan penting dalam suatu perusahaan. Mereka tidak hanya bertanggungjawab dalam proses rekrutmen karyawan, namun ju ...

    Selengkapnya
  • 10 Skill Wajib HRD Profesional, Sudahkah Anda Kuasai?

    20 Agustus 2019

    Umumnya, pada perusahaan kecil, pekerjaan dan tugas HRD dikerjakan oleh karyawan biasa tanpa memiliki pengalaman/  ...

    Selengkapnya
  • Panduan Menjadi HRD yang Baik di Era Millenial

    19 Agustus 2019

    Anda seorang HRD atau berencana berkarir sebagai HRD? Tepat sekali! Kali ini Intermezzo akan menberikan panduan menjadi HRD yang b ...

    Selengkapnya