Waspada! Waktu-Waktu Paling Rawan dalam Bisnis Anda

by InterActive crew ~ 05 Nopember 2018

Bagi Anda para pelaku bisnis, baik yang baru maupun sudah lama dalam menjalankan bisnis, sudah waktunya bagi Anda untuk tahu waktu-waktu paling rawan dalam bisnis Anda. Kenapa Anda harus tahu? Dengan Anda tahu waktu-waktu tersebut, Anda bisa mencegah terjadinya kerugian yang bisa berakibat pada ketidakstabilan keuangan bisnis Anda.

Waktu-waktu yang paling rawan yang dimaksud disini adalah waktu-waktu ditahun- tahun pertama dimana perusahaan mulai beridiri dan beroperasi. Pada masa itu perusahaan ibarat bayi yang baru lahir yang membutuhkan perhatian dan banyak pengawasan. Jika tidak diperhatikan dengan baik, maka bisnis pun terancam kolaps atau gulung tikar. 

Menurut sebuah penelitian, ternyata di tahun-tahun pertama, 3 dari 10 perusahaan mengalami gulung tikar. So, mari kita simak bersama beberapa faktor yang harus Anda hindari pada waktu awal menjalankan bisnis, sebagai berikut:

  1. Banyaknya pengeluaran biaya ditahun-tahun pertama bisnis. 
  2. Pengeluaran sewa tempat, sewa peralatan pendukung bisnis, dan sebagainya yang terlalu berlebihan.
  3. Pengeluaran modal kerja yang melebihi kebutuhan perusahaan Anda.
  4. Boros dalam memperbaiki kantor/toko supaya terlihat mewah.
  5. Terburu-buru merekrut staff ahli.

Setelah Anda paham faktor-faktor diatas, ada beberapa hal sebagai solusi yang perlu Anda perhatikan pada waktu awal menjalankan perusahaan agar dapat terus beroperasi dan meningkat dengan baik:

1. Pilih lokasi yang sesuai dan strategis dengan usaha Anda. Lokasi menjadi faktor yang penting bagi Anda untuk dapat menyedot banyak pelanggan.

2. Pilih nama domain yang tepat jika Anda berjualan lewat internet. Penggunaan website selain sebagai media utama dalam berjualan, juga sebagai brand image bisnis Anda. Pilihlah jasa dan desain terbaik dalam membangun website agar bisnis Anda bisa dikenal dan diakses dari segala penjuru dunia.

3. Perlunya melihat riset pasar. Melakukan riset pasar berarti memahami apa yang sedang dibutuhkan oleh pelanggan. Pastikan apa yang Anda jual bermanfaat bagi kehidupan pelanggan Anda.

4. Memahami pentingnya voice of customer (keinginan pelanggan). Jika Anda menjual produk yang tidak dipahami manfaatnya oleh pelanggan, tentu hal itu akan memboroskan pengeluaran Anda, dan barang yang Anda jual pun juga terancam tidak laku. Untuk itu pahami dengan seksama keinginan pelanggan yang realitis untuk Anda sediakan.

5. Memenuhi hot market. Anda perlu mengetahui produk barang atau jasa yang sedang menjadi trend, guna mengembangkan produk Anda lebih baik lagi. Perlu Anda ingat, menjual produk barang atau jasa karena trend termasuk menjual barang musiman, yang artinya produk tersebut ada periode tertentu untuk trendnya menurun. Yang tak kalah penting, tetap jaga kualitas terbaik dari produk yang Anda jual.

Nah bagaimana menjaga kualitas produk tetap terbaik? Jawabannya ada dibawah ini:
a) Harga produk Anda harus mampu bersaing dengan kompetitor. Harga merupakan salah satu faktor penting dalam penjualan, jadi pastikan harga yang Anda tetapkan tidak merusak harga pasar yang sudah ada, agar tidak terjadi konflik dan kerugian yang bisa mempengaruhi bisnis Anda. 

b) Pahami kelemahan dan kelebihan produk dari kompetitor Anda. Anda harus bisa memahami kelemahan dan keunggulan dari produk kompetitor. Dengan memahaminya, Anda akan tahu perbandingan, apa yang kurang dan lebih dari produk Anda. Sehingga Anda bisa memanfaatkannya untuk membuat dan meningkatkan kualitas produk Anda dengan lebih baik lagi.

c) Time delivery. Bagaimana Anda bisa mengirim pesanan produk sesuai waktu yang telah disepakati dan diharapkan pelanggan. Terlebih jika Anda berjualan online, ketepatan waktu pengiriman produk yang telah disepakati bersama, menjadi hal krusial yang bisa mempengaruhi tingkat kepercayaan pelanggan kedepannya. Pastikan dan utamakan kejujuran dalam pengiriman barang.

6. Manajemen cashflow pemasukan dan pengeluaran perusahaan Anda dengan lebih cermat. Dalam manajemen cashflow akan lebih baik jika Anda menggunakan sistem software untuk keamanan dan keakuratan data cashflow, sehingga mengurangi kecurangan yang bisa timbul dari karyawan.

7. Melakukan perencanaan, monitoring dan analisis terhadap proses bisnis perusahaan Anda. Dalam proses ini, Anda harus seksama dalam memperhatikan setiap perencanaan, monitoring dan analisis tetap dalam jalur yang baik.

 

Sangatlah penting bagi Anda untuk mengetahui dengan jelas waktu-waktu yang paling rawan dalam bisnis Anda, agar dapat terus mempertahankan keutuhan dari perusahaan Anda tanpa mengalami masalah-masalah yang rawan dalam pertumbuhan perusahaan Anda. Jadi tunggu apalagi, segera terapkan poin-poin diatas dalam bisnis Anda. Semoga sukses.

Sumber: www.bisniscoaching.com

JANGAN LUPA UNTUK SHARE KE REKAN-REKAN ANDA.....

Kembali Ke Daftar Blog

Blog Archive

Latest Post

  • Leadership for Millenials Era

    05 September 2019

    Kalau kita bicara mengenai l eadership , seringkali kita langsung terngiang tentang karakter. Yess! Yang namanya kepemimpinan bi ...

    Selengkapnya
  • Inilah Software Payroll Terbaik yang Wajib Digunakan HRD dan Pemilik Bisnis

    31 Agustus 2019

    Apakah saat ini Anda sedang mencari rekomendasi software payroll terbaik? Sekarang Anda  tidak perlu bingung lagi. Kali ini I ...

    Selengkapnya
  • Cara Memilih Software Payroll Berkualitas untuk Perusahaan Anda

    30 Agustus 2019

    Sebelumnya, Intermezzo telah membahas banyaknya manfaat dan  keuntungan menggunakan software payroll/ HRIS  untuk perusa ...

    Selengkapnya