Ini Faktor-Faktor yang Bisa Membuat Perusahaan Anda Kolaps – Part 2

by InterActive crew ~ 03 Januari 2017

4. Berhenti Melakukan Inovasi
Apakah Anda pernah mendengar bagaimana Nokia, perusahaan legendaris telepon selular yang kini sudah tergerus eksistensinya karena kalah bersaing dengan kompetitor, dan bahkan dibeli oleh Microsoft? Padahal Nokia menjadi raja telepon selular di awal dekade 2000-an. Mereka terlambat merespon pasar ketika Android mulai berkembang dan Iphone sudah mulai mengancam di awal 2007-an. Anda sebagai pelaku usaha, tentu tidak ingin  mengalami hal yang sama bukan?

Inovasi merupakan hal yang wajib dilakukan oleh setiap pelaku bisnis. Tanpa inovasi, produk-produk yang dijual lama kelamaan akan menjadi membosankan bagi masyarakat yang menjadi target pasar Anda. Perusahaan-perusahaan besar, mulai dari perusahaan makanan, mobil, minuman, hingga barang elektronik secara rutin melakukan inovasi dan menghasilkan produk-produk baru. Produk baru akan selalu mengundang perhatian dan minat dari konsumen di luar sana. Apabila perusahaan bergerak di bidang jasa, Anda tetap dapat melakukan inovasi seperti menambah pilihan-pilihan pelayanan yang dapat membuat konsumen merasa senang.

5. Kurang Mengamati Pergerakan Kompetitor
Kurang mengamati pergerakan dari kompetitor akan menyebabkan Anda kalah bersaing dan tertinggal jauh di belakang. Anda harus tetap memperhatikan langkah dan strategi yang dilakukan oleh kompetitor. Apabila kompetitor meluncurkan berbagai produk dan strategi marketing yang ternyata sukses besar, Anda tidak boleh kalah. Anda harus segera menyusun strategi baru yang dapat membuat perhatian konsumen beralih kepada produk Anda. Siapkan keunikan yang berbeda dan menjadi ciri khas dari produk yang Anda jual, walaupun kategori barang yang dijual kompetitor itu sama dengan produk Anda.
 
Dengan begitu, paling tidak posisi Anda akan seimbang dengan kompetitor. Tetap berinovasi sampai kapanpun, karena inovasi itu tak pernah mati.

 
6. Harga yang Terlampau Mahal
Beberapa orang percaya bahwa harga yang mahal akan membuat produk Anda tampak lebih bagus dan lebih mewah dari lainnya. Memang, apalagi jika kualitas barang Anda memang bagus dan barang sudah memiliki merek yang dikenal dunia. Namun, apa jadinya jika ada perusahaan baru yang mengeluarkan produk yang mirip dengan prduk Anda dan menjualnya jauh lebih murah? Beberapa konsumen yang berduit memang mungkin akan tetap memilih barang Anda karena harganya yang mahal menjadi kebanggaan sendiri bagi kalangan mereka.

Namun ketika produk Anda hanya diminati oleh konsumen-konsumen tingkat menengah ke atas, kompetitor Anda akan memanfaatkannya untuk menarik perhatian semua kalangan, dari kalangan bawah, menengah hingga kalangan atas. Mungkin saja Anda tidak bangkrut, namun pendapatan akan menurun secara drastis karena kalah saing dengan kompetitor.

Solusinya, patok harga yang tidak begitu mahal dari pesaing, tapi kualitas masuk akal, sehingga harga yang Anda tetapkan tidak merusak harga pasar, yang bisa berakibat timbulnya konflik dengan kompetitor.

Setelah membaca faktor-faktor diatas, maka tunggu apalagi untuk mempraktekan solusi nya untuk bisnis Anda.  Semoga beruntung dan sukses.

 

JANGAN LUPA UNTUK SHARE KE REKAN-REKAN ANDA.....

Kembali Ke Daftar Blog

Blog Archive

Latest Post

  • Modern Management System

    30 September 2019

    Awal semester 2 tahun 2019, kami tersentak mendengar konsep “Modern Management System”  yang diajukan oleh salah ...

    Selengkapnya
  • 5 Strategi Memimpin Generasi Millenial secara Efektif di Perusahaan Anda

    26 September 2019

    Sebelumnya, Intermezzo telah membahas bahwa generasi millenial memiliki karakter yang cukup berbeda dengan generasi sebelumnya. Un ...

    Selengkapnya
  • 10 Karakteristik Generasi Millenial yang Wajib Anda Ketahui Sebelum Mempekerjakan Mereka

    25 September 2019

    Mulai tahun 2016, golongan pekerja di seluruh dunia banyak diisi oleh kaum millenial atau mereka yang lahir antara tahun 1980-2000 ...

    Selengkapnya